Mohon Maaf, Website Sedang dalam Tahap Pengembangan. Terima kasih telah mengunjungi situs kami. Saat ini, kami sedang melakukan pengembangan dan pembaruan sistem guna memberikan pengalaman menjelajah yang lebih baik bagi Anda. Beberapa fitur mungkin belum berfungsi secara optimal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan sangat mengapresiasi kesabaran Anda. Silakan kembali lagi dalam beberapa waktu ke depan.   •   Mohon Maaf, Website Sedang dalam Tahap Pengembangan. Terima kasih telah mengunjungi situs kami. Saat ini, kami sedang melakukan pengembangan dan pembaruan sistem guna memberikan pengalaman menjelajah yang lebih baik bagi Anda. Beberapa fitur mungkin belum berfungsi secara optimal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan sangat mengapresiasi kesabaran Anda. Silakan kembali lagi dalam beberapa waktu ke depan.   •   
← Kembali
Pesantren • Selasa, 13 Oktober 2026 • 17:01 WIB 12 views
Selasa, 13 Oktober 2026 17:01 WIB • 1 hour ago

Langkah Awal Menuju Hafiz Al-Qur'an: Lima Santri Pra-Tahfiz Pesantren Al-Azka Lulus Ujian Kenaikan Jilid Yanbu’a

Langkah Awal Menuju Hafiz Al-Qur'an: Lima Santri Pra-Tahfiz Pesantren Al-Azka Lulus Ujian Kenaikan Jilid Yanbu’a

TANGERANG – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Pesantren Al-Azka. Lima santri dari Kelas Pra-Tahfiz berhasil melewati momen krusial dalam perjalanan spiritual mereka. Mereka dinyatakan lulus dalam Ujian Kenaikan Jilid Metode Yanbu’a setelah diuji langsung oleh Ustaz Samsul Bahar, Al-Hafizh.

Ujian kenaikan jilid di Pesantren Al-Azka sendiri mengusung sistem yang dinamis. Evaluasi tidak dilakukan serentak, melainkan dilakukan setiap kali santri telah menyelesaikan seluruh setoran materi di jilid sebelumnya. Setelah dinyatakan siap, mereka akan langsung dites oleh mudir atau koordinator musyrif untuk memastikan kualitas bacaannya.

Keberhasilan ini menjadi pembuka gerbang yang lebih luas bagi para santri cilik tersebut untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara tartil. Sejak awal, kurikulum Pra-Tahfiz di pesantren ini memang menaruh perhatian besar pada ketepatan pelafalan makharijul huruf. Menariknya, meski materi hukum bacaan tajwid secara formal baru ada di Jilid 6 Yanbu'a, Pesantren Al-Azka sudah mulai memperkenalkannya sejak santri berada di Jilid 2. Strategi pengenalan dini ini diterapkan agar saat para santri menginjak Jilid 6 dan 7 kelak, mereka tidak hanya sekadar tahu, tetapi sudah familier dan menghafal hukum-hukum tajwid tersebut dengan baik.

Gema lantunan ayat suci dari bibir-bibir mungil mereka tidak hanya memuat rasa bangga, tetapi juga menitikkan air mata haru dari Ustaz Muhammad Esa Rosyid Shiddiq selaku guru pembimbing, beserta para musyrif lainnya yang setulus hati menemani dan membimbing proses belajar mereka setiap hari. Pihak pesantren dan para musyrif menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus ucapan selamat (tahniah & barakallah) kepada kelima ananda yang telah menunjukkan kesungguhan dalam belajar:

Perjuangan meniti jilid demi jilid metode Yanbu'a ini bukanlah hal yang mudah untuk anak-anak seusia mereka. Diperlukan konsistensi, waktu bermain yang terbagi, dan kesabaran yang luar biasa. Oleh karena itu, kelulusan ini dinilai sebagai prestasi besar bagi awal masa depan mereka sebagai calon penjaga kalam Allah.

"Bismillah, semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memudahkan langkah ananda sekalian di jilid berikutnya. Kami berdoa agar Al-Qur'an ini ditanamkan kuat-kuat, dijadikan sebagai cahaya di dalam dada mereka, dan kelak mahkota kehormatan dari Al-Qur'an ini bisa menjadi penolong bagi kedua orang tua mereka di surga," ungkap Ustaz Muhammad Esa Rosyid Shiddiq bersama perwakilan musyrif dengan penuh harap.

Foto Langkah Awal Menuju Hafiz Al-Qur'an: Lima Santri Pra-Tahfiz Pesantren Al-Azka Lulus Ujian Kenaikan Jilid Yanbu’a

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. Selamat berjuang kembali di tingkatan yang baru, para pencinta Al-Qur'an!

👉 Daftar Sekarang Melalui Link Berikut: [Link Pendaftaran di Sini]

📞 Informasi Lebih Lanjut & Konsultasi Program Hubungi: